A lil' pepper in paper

Posted in Inspirasi diri by ayaslarasati on November 14, 2011

I’m an eye. a mechanical eye. I, the machine, show you a world the way only I can see it. I free myself for today and forever from human immobility. I’m in constant movement. I approach and pull away from objects. I creep under them. I move alongside a running horse’s mouth. i fall and rise with the falling and rising bodies. This is I, the machine, manoeuvring in the chaotic movements, recording …one movement after another in the most complex combinations. Freed from boundaries of time and space, I co-ordinate any and all points of the universe, wherever I want them to be. My way leads towards the creation of a fresh perception of the world. Thus i explain in a new way the world unknown to you. — Dziga Vertov, the revolutionary Soviet film director

 

a very nice quote i find. Loving it.

kepercayaan, ya?

Posted in 1 by ayaslarasati on June 20, 2011

tahu kan kamu apa itu kepercayaan?

tahu tidak, jika ingin dipercaya ya sebaliknya kamu menjaga perasaan dan menjaga kepercayaan orang tersebut?

jika dipercaya, bukan berarti bisa santai semudah itu sehinga seperti semena-mena, bukan?

mungkin semena-mena itu berlebihan, tapi aku tak bisa menemukan kata lain yang menghampiri itu.

harus bagaimana sih untuk menjaga perasaan dan kepercayaan orang tersebut?

benarkah kamu ingin tahu?

ya pikir saja sendiri masa kamu seperti anak kecil yang harus disuapin terus, betul tidak?

sekian peringatan

Posted in Duniaku, Tanganku berkarya by ayaslarasati on April 26, 2011

apa yang terjadi pada seseorang manusia, jika dia hanya melihat dirinya saja?

seseorang yang sangat buta akan sekitarnya dan hidup untuk masa depan dirinya..

Apa yang sebenarnya mereka ingin capai?

kebahagiaan abadikah?

atau kepuasan semata?

betapa malangnya dia… termakan oleh idealisme dan ambisinya sendiri,

hingga melupakan manusia-manusia di sekitarnya..

hei! buka matamu manusia ambisius! kau tidak hidup sendiri dan untuk diri sendiri!

dan jangan kau terpana.. ketika manusia disekitarmu pergi dan hilang begitu saja..

tak lagi selalu menunggu di belakang

tak lagi selalu memberi sorak semangat..

dan jangan kau terpana..

 

ingat kata-kata manusia-manusia ini.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.