A lil' pepper in paper

Rose is a rose

Posted in Tanganku berkarya by ayaslarasati on June 7, 2010

“Wujudku indah, aromaku sejuk, dan aku merah merona

Tapi mengapa? mengapa mereka selalu memilihmu pada saat pengakuan kebersamaan di mata Tuhan?”‘

mengapa kau, hai Melati?”

Apakah karena kepolosan wujudmu? apa mungkin kebersihan warnamu? atau mungkin kebaikan tangkaimu?!”

“Aku tahu aku menyakitkan. Aku tajam berduri. tapi tak pernah aku berniat untuk melukai”

Aku bosan menjadi lambang cinta, menjadi lambang cinta yang menyakitkan. bosan menjadi lambang keromantisan dan aku bosan menjadi lambang keintiman. Aku bosan! cukup! cukup! cukup!”

“Aku ingin menjadi suci”

Salahkah jika aku ingin mengubah nasibku? jika aku ingin melawan takdirku?”

Salahkah aku jika aku ingin lebih dekat dengan-Nya?!!”

7 Juni 2010, 14:21. haya terdengar hampa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: